Saturday, November 16, 2013

TEMAN

aku menulis ini dalam keadaan sumringah, senang dan suka. nampak banyak senyum terlintas dan memang sinyal hari ini masih baik. banyak cinta yang ditawarkan, cinta dari mereka yang dipertemukanku beberapa waktu silam lalu. membawaku melintasi lorong-lorong penat skenario hidup, mendampingingiku melewati laut garam, melindungiku dari ancaman dari tembakan pelatuk musuh, aku hampir roboh

selalu ada dengan menawarkan banyak warna, menunggu di sudut dan  mengajakku untuk menapaki setiap pertemun kiya, yang selalu bahkan indah. ketika bom waktu semakin mendekat untuk kepergianmu, ketika menganggap dirimu akan tereliminasi, dan kuperhatikan dirimu lirih, kucoba mengharubirukan lewat mimikku. sejauh apapun jarak yang kau tempuh, seberapa kuat pun ragamu ahrus bertarung ribuan mil dariku. sekali-kali kau utara dan aku selatan. walaupun kita sedang ada dikutub yang berbeda, namun aku tetap aku dan kamu adalah kamu. tak ada benang penghalang untuk kita tak serupa.

aku akan menunggu dengan mata-mata dengan sejuk seperti dulu dan menghindari kutukan hidup yang muram, kita tetap teman, senja akan selalu menuliskan kita membingkai kita dalam iktan serupa dan bermakna. 

aku tau kupu-kupu disana membawa ragamu, ilalang disana berbisik tentangmu. tentang kita yang selalu ada. album megah tentang kita akan selalu terpampang menggambarkan kita dulu, kini, dan nanti. bahwa kita akan selalu bersama meramalkan hidup 1000 tahun.

terima kasih untuk luka muram yang selalu kau obati. terima kasih untuk sebentuk senyum khas yang selalu kau bentuk.  semua akan berlanjut, tidak ada memori, tapi akn menjadi sebingkai cerita bernarasi, aku dan kau temanku. iya kau adalah temanku.


No comments:

Post a Comment