Wednesday, November 6, 2013

Diam karena tahu !



“Diam karena tau”, mungkin tiga kata itu bisa menjadi suatu karakter dari seseorang. Ini bukan karena saya ingin menjadi orang lain namun sekedar teinspirasi dari karakter tersebut yang dari segi kacamata saya sangat unik dan menarik perhatian. 
 Setiap orang memang pada dasarnya memiliki keunikan tersendiri terkhusus pada bagaimana cara mereka memperkenalkan diri ke orang lain, singkatnya membuat orang untuk lebih mengenalnya. Mulai dari memperluas hubungan sosial terhadap sesama atau aktif dalam kegiatan sosial, aktif dalam forum formal atau nonformal, inovatif dalam menghasilkan karya (karya apa saja), beretorika, , dan lain-lain. Tentu saja hal ini didudukkan pada pribadi individu masing-masing. Nah bagaimana dengan mereka yang ‘kalem, stay cool, dan lebih cenderung diam” hanya ada 3 kemungkinan, mereka diam karena benar-benar gak paham, paham sedikit, atau mereka diam karena sudah paham atau memang lebih memilih diam saja (agak ribet ya). Tentunya saya lebih tertarik untuk membahas yang “diam karena sudah paham atau diam karena tau”. 

Saya sering mengamati orang-orang disekeliling saya, saya sadar bahwa saya hidup dengan segelumit orang-orang berkompeten, berilmu, berwawasan dan tentunya mempunyai kemampuan berbicara yang patut diacungi jempol. Saya bangga, ya walaupun bukan saya, tapi setidaknya saya berteman dengan mereka yang sangat luar biasa. Namun, disamping kebanggaan saya itu, kadang-kadang saya berfikir bahwa berada ditengah-tengah manusia berkompeten ternyata ada banyak juga pendiam bahkan sangat pendiam namun sebanarnya mereka sangat luar biasa, berkompeten dan berwawasan juga tentunya. Ada beberapa asumsi, bisa saja mereka memang gak hobby bicara, gak suka berinteraksi, atau bahkan mereka memandang sesuatau yang dia ketahui tersebut sebagai kepuasan tersendiri dan memilih untuk orang lain tidak perlu tau terhadap apa yang dia tahu (loh jadi ribet gini ya).

Kembali mengingat beberapa tahun yang lalu ketika saya duduk di bangku SMA, waktu itu saya juga berada di tengah-tengah teman-teman yang pintar, saya juga menemukan hal demikian. Ada teman saya, dia perempuan, anaknya sangat inspiratif, cerdas, dan pendiam. Semua orang tau dia pintar walaupun di kelas di jarang berbicara. Dan karakterstik seperti itu ada bahkan banyak yang seperti itu. 

Jadi pada dasarnya, ada seseorang dengan sepengetahuaanya tersebut ingin diketahui oleh orang dan cenderung ingin mengungkapkannya, diam karena sama sekali tidak tau dan tidak faham, ada yang sedikit faham namun cenderung takut untuk diuangkapkan karena takut salah. Terakhir tahun dan sangat faham namun ingin memendang dan menjadikannya sebagai kepuasan tersendiri atau DIAM KARENA TAHU !

Kira-kira anda ada pada taraf mana ??

No comments:

Post a Comment